TIPS Lulus Seleksi CPNS (berdasarkan pengalaman penulis)

PNS BNN 2008Tulisan ini diposting berawal dari banyak teman yang menanyakan kepada penulis seputar “Bagaimana saya bisa lulus seleksi CPNS??”, “Apa tips-tips-nya untuk bisa lulus seleksi tes CPNS??”. Sebagai informasi tambahan bahwa saat ini penulis adalah  PNS di Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (Bogor), saya lulus seleksi rangkaian tes CPNS BNN pada akhir Oktober 2007 dan pada saat yang bersamaan penulis juga lulus rangkain seleksi tes CPNS Kemenkes penempatan RSUD dr.Soeradji Tirtonegoro Klaten (penulis ceritakan hal ini bukan maksud  ria, sekedar info tambahan agar pembaca percaya bahwa TIPS ini benar-benar base on the true story). Dengan pertimbangan akses yang lebih mudah dijangkau dari Tegal (kota asal penulis) dalam hal ini transportasi lebih mudah dan banyak pilihan jika dibandingkan Tegal – > Klaten dan beberapa saudara berdomisili di Jakarta sedangkan di Klaten tidak ada saudara sehingga keluarga merasa lebih tenang jika penulis memilih Jakara alias BNN. Dan salah satu yang memantapkan hati penulis memilih BNN karena kemungkinan besar  akan menjadi penyuluh,  penulis sangat tertarik untuk menjadi penyuluh saat itu. Dan akhirnya penulis mengirimkan surat pengunduran diri sebagai CPNS Kemenkes RSUD dr.Soeradji Tirtonegoro Klaten.

Let’s go to the point … TIPS Lulus seleksi Tes CPNS.

#SELEKSI PENDAFTARAN ON LINE

  1. Baca dan pahami syarat-syarat pendaftaran, tata cara pengisian form pendaftaran, dan info-info lain yag berkaitan dengan pendaftaran. Bahkan bila perlu info-info tersebut di print  sehingga bisa dibaca lebih detail dan dibaca berulang-ulang untuk dipahami.
  2. Persiapkan berkas-berkas yang diperlukan untuk pendaftaran, misal Foto copy Ijazah dan transkrip berlegalisir basah, Kartu Kuning, SKCK dari Polres setempat, Foto Copy KTP dan Kartu Keluarga berlegalisir (biasanya dilegalisir oleh Kantor Catatan Sipil).
  3. Surat- surat tersebut di atas bisa dipersiapakan jauh-jauh hari sehingga saat dibuatuhkan sudah siap semua. Cek juga tanggal kadaluarsa berkas-berkas tersebut.
  4. Jika ada formulir pendaftaran yang bisa diunduh maka saran saya silahkan unduh dan di print serta diisi sebagai simulasi semuanya sesuai dengan berkas asli. Hal ini sebagai latihan mengisi berkas pendaftan on line dan tentunya mempercepat proses pengisian pendaftaran on line. Karena pada pendaftaran on line ada yang menggunakan sistem batas waktu, untuk mengisi masing – masing kolom dibatasi oleh waktu dan jika melebihi batas waktu yang ditentukan maka proses pengisian gagal dan perlu mengulang dari awal. Penulis yakin pasti semuanya ingin sekali daftar langsung beres dan tidak ada masalah.

# SELEKSI BERKAS

  1. Cek kembali persyaratan pendaftaran, mana yang minta berkas asli dan mana yang minta berkas fotocopy dan berapa rangkap.
  2. Membuat cheklist , untuk memastikan  berkas yang akan dikirimkan sesuai dengan permintaan panitia.
  3. Pastikan sesuai dengan permintaan panitia yang tertulis dalam persyaratan.
  4. Siapkan map jika memang berkas dimasukkan ke dalam map sebelum dimasukkan ke amplop. Biasanya warna map ditentukan dari panitia.
  5. Masukkan berkas kedalam amplop yang telah disiapkan lengkap dengan alamat tujuan dan pengirim. Pastikan penulisan alamat tujuan dan pengirm jelas.
  6. Kirim berkas melalui jasa pengiriman terpercaya misal Pos Indonesia via Pos Exress (satu hari sampai), lebih baik bayar lebih tidak masalah dan berkas sampai cepat dan tepat.
  7. Cek keberadaan berkas kita pada hari yang mana diperkirakan berkas kita sudah sampai alamat. Dengan memasukkan kode pengiriman kita yang tertera pada resi (tanda pengiriman berkas). Jika sudah sampai tujuan maka kita lebih tenang, jika belum sampai maka Anda bisa menanyakan ke kantor pos terdekat atau jasa pengiriman yang anda gunakan.
  8. Setelah berkas dikirim, iringi dengan doa dan mohon doa orang-orang terdekat misal kedua orang tua, keluarga, guru, sahat, dll semoga lulus berkas.

# SELEKSI UJI TULIS

Uji tulis dilakukan biasanya jika Anda lulus seleksi berkas.

1. Persiapan

–   Jaga kesehatan dengan makan teratur, istirahat cukup, jangan makan makanan yang aneh misal makanan terlalu pedas, terlalu asam , dll.

–   Belajar soal-soal yang bisa di donlot dari internet atau buku contoh soal-soal CPNS yang bisa dibeli di toko buku besar misal Gramedia (bukannya jual merek tapi saya dulu beli bukunya di toko tersebut .

–    Pilihlah buku-buku yang dilengkapi dengan kunci jawaban dan pembahasan jadi kita bisa belajar dari pembahasannya. Dengan memahami pola-pola pertanyaan dan cara menjawabnya maka kita akan bisa menegrjakan soal-soal dengan pola yang sama walaupun kaliamatnya ataupun bentuknya dimodivikasi.

–   Saat itu penulis merasa terbantu banget dengan belajar buku-buku tersebut karena jujur penulis bukan orang cerdas tapi katanya tekun, ya dengan tekun itulah  penulis menikmati hari-harinya dengan soal-soal tes CPNS.

–    Buku – buku terutama pada pembahasan psikotes dan matematika dasar sangat membantu penulis. Dan bisa dibilang kemungkinan nilai dari dua materi tersebut yang  mendongkrak nilai penulis. Karena memang penulis kurang di urusan matematika sehingga penulis menambah koleksi buku soal-soal tes CPNS khusus soal matematika.

–    Persiapkan alat tulis secukupnya, misal 2 pinsil 2B yang sudah diruncingi, karet penghapus, rautan, cutter,.

–    Siapkan kartu ujian.

–    Survey tempat ujian minimal H-1 untuk memastikan waktu yang dibutuhkan dari tempat tinggal samapai dengan tempat ujian apalagi jika kita menggunakan kendaraan umum sehingga bisa memperkirakan jiak ada kemacetan.

–  Perbanyak doa kepada Allah, kalo muslim tambahin sholat sunah malamnya (tahajud), sholat hajad, dhuha, tadarus Qur’an.

–  Doa kedua orang tua. Lagi-lagi doa orang tua, memang doa kedua orang tua sangat muajrab so perbanyaklah minta didoakan kedua orang tua.

2. Saat Ujian

–    Membawa kartu ujian.

–    Membawa akat tulis.

–     Sarapan sebelum berangakt ke tempat ujian atau sarapan di sekitar tempat ujian yang penting  sebelum ujian dimulai.

–     Membawa air minum (cukup air putih), karena ujiannya baisa beberapa jam sehingg amengantisipasi terjadinya dehidrasi.

–     Persiapkan juga permen ataupun cemilan kecil, sapa tahu kelaperan di dalam ruang tes dan ada waktu beberapa menit anatar soal pertama denagn soal berikutnya.

–     Mohon doa restu kedua oranga tua, doa kedua orang tua sangat melejitka doa kita sampai langit dalam kata lain .. doa kita akan lebih mudah dikabulkan jika ditambah dengan doa oleh kedua orang tua kita.

–     Konsentarasi

–     Fokus

# SELEKSI KESEHATAN

  1. Cek kesehatan sesuai dengan syarat yang ditentukan oleh panitia, misal jenis yang harus diperiksa apa saja di Rumah sakit mana.
  2. Contoh pengalaman penulis, Tes kesehatan harus dilakukan Rumah Sakit Pemerintah. Waktu itu tahun 2007 penulis melakukan Medical Check Up di RS. Persahabatan (Jakarta Timur) dengan biaya Rp. 350.000. Hasilnya bisa diambil hari berikutnya tapi karena keterbatasan jatah cuti  maka berkas diambil saat berkas akan dikumpulkan ke BNN.

# SELEKSI WAWANCARA

  1. Persiapkan materi-materi yang berkaitan dengan instansi yang Anda daftar, mulai dari Visi, misi, struktur organisasi, apa-apa yang berkaitan dengan profesi Anda jika Anda bekerja di instansi tersebut.
  2. Tenang. Sikap tenang akan muncul jika Anda merasa siap untuk tes wawancara.
  3. Percaya diri saat menjawab. Kepercayaan diri bisa dilatih dengan beberapa hari sebelumnya berlatih wawancara misal dengan melibatkan teman atau saudara untuk menanyakan beberapa hal yang mana soalnya telah anda persiapkan. Ataupun dengan melihat sendiri menjawab pertanyaan demi pertanyaan di deoan cermin.
  4. Minta orang lain untuk menilai Anda dari segi cara menjawab, konten jawaban, body language, dll.
  5. Berpakaian rapi dan sopan.
  6. Sarapan sebelum tes wawancara jika wawancara dilakukan pagi, jika wawancara dilakukan siang maka sempatkan makan siang. Dengan perut terisi maka akan membuata Anda lebih tenang dan bisa konsentarsi. Kecuali dalam kondisi berpuasa (hal tersebut pengecualaian).

#MENUNGGU PENGUMUMAN HASIL SELEKSI

Saat -saat menunggu hasil seleksi adalah saat yang tepat untuk Anda mengencangkan doa Anda, melakukan hal-hal kebaikan yang disukai Allah misal menambah dan merutinkan sholat tahajud, sholat dhuha, tadaraus Al Qur’an, bersedekah, dll.  Analoginya sebagai berikut, kita minta sesuatu kepada ibu dan kita berusaha berbuat baik kepada ibu melaksanakan apa yang diinginkan ibu maka hati ibu-pun akan luluh dan memberikan apa yang kita inginkan. Begitu pula permintaan kita ALLAH. Dan Allah lebih tahu saat yang tepat doa-doa kita dikabulkan.

Saat masa menunggu, penulis tidak terlalu memikirkan harus lulus seleksi. Namun puji syukur kehadirat Allah, kali itu rezeki penulis dan lulus seleksi Alhamdulillah, Hati sangat senang dan gembira terlebih orang tua.

Tes seleksi yang penulis ikuti tersebut bukan tes yang pertama kalinya, sebelumnya sudah pernah mengikuti seleksi CPNS Pemda Kota Tegal, seleksi CPNS Kemensos, Seleksi CPNS BPPT namun semuanya belum lulus. Dari pengalaman tersebut, penulis belajar bahwa  kita semua harus selalu semangat, pantang menyerah, selalu berusaha. Kemarin  dan sebelumnya gagal maka kita msih punya kesempatan hari ni dan besok, yakin bahwa kegagalan juga pasti ada batasnya. RAIHLAH MIMPIMU dan PANTANG MENYERAHLAH sampai engkau RAIH MIMPIMU.    

JUJUR, BERTANGGUNG JAWAB, PANTANG MENYERAH, DOA KEDUA ORANG TUA DAN LIBATKAN ALLAH

INSYAALLAH CPNS DIGENGGAMAN

Tulisan terkait :
Pertanyaan Saat Tes Wawancara Seleksi CPNS BNN

49 thoughts on “TIPS Lulus Seleksi CPNS (berdasarkan pengalaman penulis)

  1. Terimakasih sudah berbagi info mbk,,,mudh2an mmbntu..:)
    Alhamdulillah sya lolos TKD BNN, mnggu dpn tes TKB yg mliputi tes wawancara n pantukir,,
    bleh tau gk mbk mir’atul dlu wktu tes wa2ncra ditnya apa aja ya mbk?:)

  2. Saya senang sekali bisa menemukan website mba Mir’atul..alhamdulillah saya lulus TKD formasi penyuluh..dan akan lanjut utk wawancara,,mungkin mba Mir’atul ma sedikit share dan berbagi mengenai tugas dan fungsi seorang penyuluh di bnn..tugasnya seperti apa? Terimakasih.

  3. Congrats ya mas Yogi dan mba Novi, semoga lulus smua tahap seleksi dan bergabung dengan kami di BNN. Aamiin. Untuk perkiraan pertanyaan, saya ceritakan juga di blog https://miratulazizah.wordpress.com/2013/12/13/perkiraan-pertanyaan-saat-tes-wawancara-seleksi-cpns-bnn/
    Pertanyaan-pertanyaan tersebut berdasarkan pengalaman saya dan beberapa teman, semoga bisa menjadi gambaran mas Yogi dan mba Novi. Good luck ! 🙂

    @mba Novi :klo tugas dan fungsi sebagai penyuluh saya kurang tahu ya mba, kirang lebih mungkin mba Novi nanti penyuluhan di lingkungan masyarakat, komunitas, sekolah-sekolah, dll yang intinya untuk pencegahan, proses sosialisasi terhadap masyarakat.

  4. terima kasih sudah membagi info mbak… mdah2an membantu. alhamdulillah saya lulus TKD BNN formasi perawat. tggl 19 saya mengikuti tes TKB (wawancara n pantukhir). kalo boleh saya tau mbk waktu dlu kegiatan pantukhirnya seperti apa mbk?
    makasih sebelumx mbk

  5. Congrats ya mba sary. Alhamdulillah klo share saya bis abermanfaat buat orang banyak. Untuk proses seleksi cpns bnn setiap tahunnya semakin berkembang ya mba, pas jamannya saya belom ada yang namanya pantukir. Coba mba baca juga tulisan saya tentang “Contoh Pertanyaan Saat Wawancara Seleksi CPNS BNN” disitu saya sedikit jelaskan tentang pantukir juga. Semoga membantu dan Good luck ya !🙂

    • oh iya mbk. saya dah membaca tulisanx mbk. tulisanx sangat bermanfaat mbk. maklum saya tinggalnya di MALUKU (AMBON) jdi butuh banyak info sebelum besok berangkat ke jakarta mbk. mohon doax juga ya mbk biar seperti mbk…amin # maaf sedikit curhat😀

  6. Assalamu’alaykum..
    Tulisannya sangat bermanfaat mbak, terimakasih..
    Mau tanya kalau Petugas Pemetaan/Surveyor itu pekerjaanya seperti apa? Soalnya saya Alhamdulillah lulus TKD BNN dan tgl 19 nanti tes wawancara.
    Mau tanya juga tentang isi tulisan Mbak Mira yang judulnya “Contoh Pertanyaan Saat Tes Wawancara Seleksi CPNS BNN (Berdasarkan Pengalaman Penulis)”. Mau tanya yang poin 2 dan 7:
    2. Apa motivasi bergabung dengan BNN?
    7. Apa alasan anda mau menjadi PNS, yang mana pns gajinya tidak sebanyak kalo kerja di swasta?
    untuk 2 point pertanyaan di atas sebaiknya jawabnya seperti apa ya mbak?😀

  7. mbk maaf saya mau nanya. kalau seandainya lulus TKD hanya 1 orang dari BNNP peminatan. yang di butuhkan 2 orang formasi. kira2 yg 1 orang itu yang mau tes wawancara n pantukgir bakal lolos CPNS BNN gak? persentase kelulusanx besar gak?
    trus pengalaman mbk yang lulus CPNS di BNN sama kemenkes itu mbk kan buat surat pengunduran diri di kemenkes. suratnya di kirim kemana mbk? maaf mbk mohon pencerahnya

  8. @Mba Syifa :
    Wa’alaikumsalm wr wb mba Syifa. Selamat ya masuk ke seleksi berikutnya. Utkk menjawab tupoksi sebagai surveyor (ini sekaligus menjawab pertanyaan sebelumnya, klo gak salah inget ada yang nanya), saya sebenarnya kurang tahu persis juga ya. Tapi berdasarkan informasi yang saya peroleh kurang lebih nanti tugasnya pemetaan wilayah tingkat penggunaan narkoba di wilayah tertentu.

    Untuk jawaban nomor 2 dan 7 itu sudah personal banget ya jadi terserah mbak Syifa. Mungkin untuk sebagai gambaran bisa saya contohkan :

    2. Apa alasan bergabung dengan BNN? bisa dijawab misal :
    – Menjadi PNS adalah salah satu obsesi saya,
    – Mengabdi kepada negara dan BNN merupakan salah satu institusi besar yang tujuannya sangat hebat “Indonesi Bebas Narkoba”
    – BNN membuka peluang untuk posisi yang sesuai dengan background pendidikan saya. Semoga saya bisa bermanfaat bagi nusa dan bangsa dengan menjadi PNS.
    – etc.

    7. Apa alasan anda mau menjadi PNS, yang mana pns gajinya tidak sebanyak kalo kerja di swasta? Bisa di jawab misal :
    – Menjadi PNS adalah impian saya
    – Membandingkan kelebihan sebagai PNS. Misal :menajdi PNS ada kepastian, kalo di swasta sekarang sistemnya kontrak.
    – Bekerja menjadi PNS gaji tidak besar tapi masih punya waktu untuk keluarga. Kalo di swasta gaji besar tapi tuntutan waktu yang lebih juga sehingga waktu utk keluarga kurang (apalagi kita cewe ya, pengennya tetep punya waktu untuk keluarga).
    – etc.

    Jawaban diatas silahkan dikembangkan ya mba. Good luck🙂

    —————————————————————————————————————————————————————-
    @Mba sary :
    Tes selanjutnya tetep menentukan mba, misal hasil tes kesehatan dll. Soalnya pas jaman angkatan saya, ada dibuka formasi untuk statistik dibutuhkan 2 orang, ada yang lulus seleksi uji tesnya tapi berikutnya gak lolos di uji kesehatan akhirnya sampai tahap akhir posisi tersebut kosong karena gak ada yang lolos.

    Untuk surat pengunduran diri, waktu itu saya kirim via fax ke RSUD Klaten bagian Kepegawaiannya atas arahan dari panitia (semoga saya gak salah ingat).Saat itu ada panitia atau mungkin dari kepegawaian RSUD Klaten yang menghubungi saya dan saya menjaelaskan kondisi saya saat itu, dan beliau menyarankan seperti diatas.

    Semoga jawabannya membantu ya.

    • terimakasih jawabannya mbak Mir… Terimakasih juga masukannya….🙂 Do’akan diberikan yg terbaik oleh yang Maha Baik…🙂
      saya sudah koreksi niat saya untuk menjawab contoh pertanyaan 2 dan 7 itu mbak…😀
      sekarang giliran mau tanya yg pantukhir (penetuan akhir) itu biasanya gimana ya mbak???

      maaf y mbak banyak nanya…😀

  9. makasih ya mba izza,,alhamdulillah tulisan nya membantu bgt bwt jd referensi menghadapi rangkaian tes,berasa dapat petunjuk arah. ga nyangka aja mba mau menjawab semua pertanyaan,. semoga semakin sukses mba..senang bisa sharing sama mba izza😀

  10. assallamualaikum wr wb mbak mir’atul,saya mw tanya? kalo sudah lulus tes tulis di kemenkes,apa sudah pasti dtrima, pemberkasan itu ngapain aja? Apa cma menyerahkn dokumen2 prlgkapan saja?atau ada seleksi selanjutnya?seperti tes wawancara?.
    Terima kasih sebelumnya, maaf banyak tanya😀

  11. makasih ya mba izza,,alhamdulillah tulisan nya membantu bgt bwt jd referensi menghadapi rangkaian tes,berasa dapat petunjuk arah. ga nyangka aja mba mau menjawab semua pertanyaan,. semoga semakin sukses mba..senang bisa sharing sama mba izza😀

  12. Selamat ya mba Dhita, Shifa, Velia dan Ayni. Semoga menjadi abdi negara yang amanah, jujur dan responsible. Aamiin untuk doanya dan makasiiiiih🙂. Klo diklat pra-jabatan nanti di balai diklat Lido Bogor, silahkan mampir ke balai besar rehab Lido, saya sekarang bertugas di tempat tsb🙂.

  13. mba Mir’atul Azizah, salam kenal sy mau tny apa bisa mundur dr kemenkes krn juga diterima di pemda?(sy ikut cpns kemenkes dan pemda, namun krn kemenkes sdh kluar pngumuman lbh dulu jd sy sudah pemberkasan.. dn trnyt barusn sy dpt kabar jg ktrima di pemda..kira2 kl prospekny lebh baik dimn y mb apkh kemenkes/ pemda (pnempatan sm2 di jkrt)? sy brpikirny kl dipemda akan punya waktu banyak untuk keluarga dibanding di kementrian..tp kl mundur apa kena denda mb? kl blh mt alamat emailnya

  14. mba maaf nih mau tanya, kl mundur dr cpns kemkes itu kena denda ga?apakh bs kl qt dah pmberkasan sktr 1 bulan di kemkes tp mundur krn ingin pmbrkasan ditempat lain yg baru pngumuman.. mohon infonya ya mba

  15. Salam kenal jug amba tia🙂. Selamat ya sudah lulus di 2 tempat,pasti seneng banget walopun justru kadang memang menjadi dilematik harus memilih yang mana.
    Saya mencoba menjawab pertanyaan mba Tia.
    1. Terkait prosedur pengunduran diri setelah pemberkasan sebaiknya ditanyakan langsung ke panitia atau bagian kepegawaian tem pat mba ditrima dan ditempatkan (dalam hal in kemenkes, tepatnya dimana?).
    2. Apakah dikenakan denda klo menbgundurkan diri setelah pemberkasan?
    Bisa jadi mba, pas mba daftar dulu ada surat pernyataan yang berisi “akan mengganti segala biaya yang dikeluarkan negara jika mengundurkan dirikah? klo tidak ada pernyataan tersebut maka bisa jadi gak ada denda.”.
    Dulu saat saya mengundurkan diri di kemenkes belum pemberkasan dan alhamdulillah gak dikenakan denda.
    3. Terkait prospek bagusan mana antara kemenkes dan pemda?
    Klo menurut saya di pemda DKI lebih menggiurkan. Secara finansial tunjangan di pemda DKI jauh lebih besar dibandingin dengan di kemenkes, klo di kemenkes utk tunjangan kinerja baru jalan per 6 bulankemarin dan gak sebanyak di pemda DKI.
    Sedangkan klo dipertimbangkan hal-hal lain, misal bisa punya waktu lebih banyak dengan keluarga itu relatif ya mba, namanya PNS kisaran jam kerjanya gak jauh-jauh beda kcuali saat dibutuhkan lembur. Dan klo di kemenkes kelebihannya, mba bisa mutasi di berbagai pilihan nantinya karena instansi yang dibawahi kemenkes sangat banyak dan kemungkinan untuk bertugas ke luar kota ataupun ke luar negeri banyak.

    4. Alamat emailku : azizahmiratul@gmail.com (sebenarnya sudah aku cantumin di bio)

    Klo boleh tahu mba daftar untuk formasi apa? dan isntansi apa?

    • Kerennn nih mb. Sy tertarik di kemenkes nih mb tuk cpns 2014 ni. Klo sy baca2 treat mb, kmenkes tuh bisa mudah pindah di daerah asal dong mb? Trus sebelumnya saat mb kterima kemenkes tes nya apa aja mb? Selain TKD? Mkasih atas jawabannya

      • Makasih mba Dwi. Untuk pindah ke daerah dari kemenkes ataupun instansi lain sebenarnya tergantung beberapa faktor : faktor koneksi, faktor ketepatan alasana, faktor keberuntungan. Dulu jamanku pas kemekes cuma ada seleksi adm dan tes tulis. Kalo saat ini kayaknya semakin berkembang untuk seleksinya.

    • Mbak. Maaf mau tanya bnn utk formasi auditor pertama di utamakan lulusan apa ya? Saya lulusan IT. Minat daftar bnn tpi jurusan saya tidak ada. Dan tesnya benar cuma TKD saja utk thun ini? Tidak ada TKB dan wawancara. Terimakasih sebelumnya. Karena saya masih bingung daftar bnn atau pemkot semarang (posisi belum buka pendaftaran). Oh ya mbk web nya bnn kog sulit dibuka ya? Atau ada web yg lain. Terima kasih🙂

      • Untuk formasi auditor kulaifikasi pendidikan semua jurusan jadi tidak ada prioritas pendidikan yang mana yang utama tapi berdasarkan hasil seleksi murni. Berdasarkan informasi yang dieproleh, iya benar tahun ini hanya tes TKD. Untuk web bnn susah diakses mungkin karen asedang banyak yang akses web tersebut. Klo dah daftar di panselnas lanjut log -in ke http://www.sscn.bkn.go.id yah. Good luck for u !🙂

  16. salam kenal mbak miratulazizah, blognya bagus sekali, ada yang mau saya tanyakan mbak, apa kita bisa ikut cpns pusat dan pemda sekalian mbak, yang kemenkes ikut yang pemda juga ikut? apa ujian cpnsnya diadakan serentak tahun lalu mbak?🙂

    • Salam kenal juga mba fitri. Kalo misal daftar pemda dan pusat biasanya berbeda jadi gak masalah klo misal mau daftra dua-duanya. untuk tanggal ujiannya tinggal dilihat dari pengumumamnnya saja mba. Sementara saya belum dapet info apakah ujian cpns pusat dan pemda bersamaan atau tidak. Klo boleh saran sih, daftar sebanyak mungkin dan prioritaskan yang peluangnya besar. Good luck yah untuk mba fitri🙂

  17. Wah lengkap Mbak Mir’atul Azizah, memang betul, yang paling utama supaya lulus seleksi CPNS adalah Do’a kepada yang Maha Kuasa dan jangan lupa Do’a Restu kedua Orang Tua, Insya Alloh dilancarkan

  18. ass mbak, terima kasih infonya. kalau boleh tau web nya bnn kog ga bisa dibuka ya? bnn.go,id
    apakah ada web yg baru.
    Saya setelah daftar di panselnas haruskah login di web bnn juga. seperti kementerian lain. apa sudah langsung. ? terima kasih. Maaf menganggu.

  19. Sepertinya banyak yg tertarik masuk BNN tahun ini, termasuk saya mbk.,..:-). Mudah2an saya bisa ikut bergabung menjadi abdi negara di instansi tempat mbk mengabdi. Tolong doakan ya mbk! Oya saya mau tanya mbk, sepertinya berkas tidak ada yg di upload ya+hanya ada jadwal tes TKD. trms infornya mbk, Semoga sukses selalu.

  20. Assalamu’alaikum wr.wb
    Mba Mir’atul, saya Solekhuddin asli wong tegal cah Gumayun, postingannya mba sangat bermanfaat.. saya sangat berterima kasih. Saya minta do’anya ya Mba, saya ndaftar di Pemda Tarakan untuk CPNS 2014 tahun ini, Hamba Mohon Luluskanlah Tes CPNS ini Ya Allah, amiin

  21. mbak miratul, postingannya bermanfaat banget. trimakasih yaaa🙂 saya sampai follow twitternya mbak miratul. saya pgn tanya² lebih lanjut lewat DM. saya ini anak SMA dan cita²nya bisa kerja di BNN. postingan ini insya allah bermanfaat buat saya, bs memotivasi saya mumpung saya jg masih SMA. trimakasih yaa mbak miratul

  22. mbak Mir’atul alhamdulillah sharenya berguna banget..mbak mau tanya setelah pemberkasan jeda waktunya kira2 lama ga ya sd prajab or sk turun..disela waktu itu apa masih bisa bekerja di tempat sebelumnya or sdh hrs stay di bnn ya mbak..??alhamdulillah saya lulus tkd bnn tahun ini..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s