Tracking Puncak Bogor (Part 1)

kebon teh 1Berawal dari liburan panjang di akhir bulan Desember 2012, tanggal 29 s.d 31 Desember 2012 dan 1 Januari 2013. Tanggal 31 Desember dan 1 Januari sudah teragendakan yaitu Mabit di Masjid Sunda Kelapa (Jakarta) dan tanggal 29 s.d 30 masih free. Pagi itu, hari Sabtu tanggal 29 Desember yang sejuk dan hujan rintik-rintik Pukul 05.30 ada seorang teman yang menghubungi via sms ‘ Assalamu’alaikum Izza, ikutan yuk  Tracking Puncak hari ini sampe Minggu:)’.Tanpa pikir panjang, karena memang tidak ada acara akhirnya memutuskan untuk ikutan acara tersebut.

Meeting point di Ciawi Pukul 08.00. Akhirnya dengan waktu yang sangat singkat dimanfaatkan untuk packing. Namun hati sedikit bimbang untuk keluar dari ruangan tercinta karena gerimis terus turun tanpa henti dari subuh. Akhirnya dengan penuh semangat tetap memutuskan keluar juga.

Sesampai di Ciawi …  jreng jreng … ternyata rombongan sudah terlebih dahulu melaju ke Puncak alias ditinggal karena terlambat 20 menit. Alasannya klise, terlambat karena macet, fyi jalur Lido – Ciawi memang terkenal jalur macet . So akhirnya setelah mendapat arahan dari Aya (teman yang tadi pagi mengirim sms) harus naik angkutan umum yang mana dan turun dimana, saya langsung mencari angkutan hijau jurusan ke Cisarua dan turun di depan Hotel Ever Green.

Di depan hotel itulah saya turun dan teman-teman yang lain menunggu. Dari tempat itu kita melanjutkan ke rumah salah satu teman untuk meletakkan barang bawaan dan menjadi tempat untuk kami menginap malam nanti.

Berikutnya kami langsung menyusuri jalan setapak, melewati perkampungan menuju perkebunan teh dan sampailah kita di tempat wisata ‘Gunung Mas’. Tempat wisata kebun teh yang lengkap dengan cotage, fasilitas outbound. Sebelum melanjutkan perjalanan menyusuri kebun teh, kami sejenak ke masjid untuk sholat dzhuhur.

Kebun teh membentang sangat luat,kebun teh milik PT. Perkebunan Negara, begitu indah dan sangat hijau. Mengingat akan kebesarannya yang begitu hebat menciptakan tempat seperti itu.Kami menyusuri setiap tapak perkebunan teh dan akhirnya ssampai pada rest area, kamipun beristirahat sambik menikmati makan siang. Soto mie menjadi pilihan kami, Soto mie adalah makanan khas Bogor dan belum afdhol kalo jalan-jalan ke Bogor namun belum mencicipi soto mie.

* makan sambil diskusi  ,,,, diskusi untuk rencana berikutnya*

Setelah selesai menikmati soto mie, kami pun memutuskan kembali ke tempat menginap untuk meluruskan kaki dan recharging energi.

To be continued….  (Menikmati malam di bukit Paralayang Puncak).

Note :
Akses menuju puncak, jawa barat.
1. Dari terminal bogor : naek mobil L300 jurusan cianjur, lgsung turun di puncak.
2. Dari terminal kp.rambutan jakarta : naek bus jurusan cianjur (doa ibu atau kurnia bhakti), turun di puncak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s